25 Agustus Jadi Libur Nasional, Wisatawan Mulai Bersiap Liburan Lagi

25 Agustus Jadi Libur Nasional, Wisatawan Mulai Bersiap Liburan Lagi
Putra Petir Rental
15 August 2026
Blog & Artikel

Bali – Baru saja menikmati libur HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus, masyarakat Indonesia ternyata tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan hari libur berikutnya.

Baca juga : Siap-Siap Berubah! 10 Tren Mobil dan Traveling yang Bakal Mewarnai Sisa Tahun 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 ditetapkan sebagai libur nasional dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Penetapan tersebut tercantum dalam SKB Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Jarak antara 17 Agustus dan 25 Agustus hanya delapan hari. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan kembali rencana perjalanan singkat, termasuk menjadikan Bali sebagai tujuan liburan.

Bagi wisatawan yang sudah berada di Bali, tanggal 25 Agustus juga bisa menjadi kesempatan untuk memperpanjang perjalanan. Sementara bagi wisatawan dari luar Bali, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk short getaway tanpa harus mengambil cuti terlalu panjang.

Lalu, apakah Bali berpotensi kembali ramai menjelang 25 Agustus?

Jawabannya: ada potensi peningkatan mobilitas wisatawan, terutama di sekitar akhir pekan sebelum dan sesudah tanggal 25 Agustus. Namun, tingkat kepadatan tentu akan berbeda-beda tergantung kawasan, waktu perjalanan, dan pola kunjungan wisatawan.

25 Agustus 2026 Libur Nasional, Jatuh Hari Apa?

Berdasarkan kalender resmi pemerintah, 25 Agustus 2026 jatuh pada hari Selasa dan ditetapkan sebagai libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW.

Karena jatuh pada hari Selasa, tanggal tersebut memang tidak otomatis menciptakan long weekend seperti libur yang berdekatan dengan Sabtu-Minggu.

Namun, bagi masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu, Senin, 24 Agustus dapat dimanfaatkan sebagai hari cuti pribadi sehingga menciptakan periode liburan empat hari dari Sabtu hingga Selasa.

Inilah yang membuat tanggal 25 Agustus cukup menarik bagi sektor pariwisata.

Wisatawan tidak harus mengambil cuti selama seminggu. Cukup dengan menambah satu hari cuti, mereka sudah bisa mendapatkan waktu perjalanan yang lebih panjang.

Kenapa Bali Berpotensi Kembali Ramai?

Bali memiliki karakter pariwisata yang berbeda dibandingkan destinasi yang hanya bergantung pada wisatawan domestik.

Selain wisatawan nusantara, Bali juga terus menerima wisatawan mancanegara.

Data Statistik Pariwisata Bali 2025 menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara tetap berada pada tingkat tinggi selama Agustus. Secara keseluruhan, data tersebut memperlihatkan bahwa pasar wisatawan internasional tetap menjadi bagian penting dari aktivitas pariwisata Bali.

Artinya, setelah arus wisatawan domestik yang memanfaatkan libur 17 Agustus mulai kembali ke daerah asal, Bali tetap memiliki pergerakan wisatawan lain.

Kemudian, ketika 25 Agustus kembali menjadi hari libur nasional, ada peluang munculnya gelombang perjalanan domestik berikutnya.

Jadi, Bali belum tentu langsung sepi setelah 17 Agustus.

Wisatawan Mulai Mencari Liburan Singkat

Salah satu tren yang kemungkinan terlihat menjelang 25 Agustus adalah meningkatnya minat terhadap liburan singkat.

Tidak semua orang memiliki waktu atau anggaran untuk melakukan perjalanan panjang. Karena itu, perjalanan dua hingga empat hari menjadi pilihan yang lebih realistis.

Bali sangat cocok dengan pola perjalanan seperti ini.

Wisatawan bisa memilih satu kawasan sebagai basis menginap kemudian melakukan perjalanan ke beberapa destinasi terdekat.

Misalnya:

Bali Selatan: Jimbaran – Uluwatu – Ungasan – Nusa Dua

atau

Bali Tengah: Ubud – Tegallalang – Kintamani

atau

Bali Barat: Canggu – Tanah Lot – Pererenan

Dengan strategi tersebut, wisatawan tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu di jalan.

Kawasan Bali yang Berpotensi Ramai Menjelang 25 Agustus

Jika Anda berencana liburan pada periode tersebut, beberapa kawasan berikut layak masuk radar.

1. Kuta dan Legian

Kuta dan Legian tetap menjadi salah satu kawasan yang mudah menarik wisatawan.

Pantai, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan akses menuju berbagai destinasi membuat mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Menjelang periode liburan, wisatawan yang menginap di kawasan ini juga dapat melakukan perjalanan ke Seminyak, Canggu, Jimbaran, hingga Uluwatu.

Akibatnya, kepadatan tidak hanya berpotensi muncul di kawasan tujuan, tetapi juga pada ruas jalan penghubung.

2. Seminyak dan Petitenget

Bagi wisatawan yang mencari kuliner, beach club, sunset, dan suasana malam, Seminyak masih menjadi pilihan populer.

Saat memasuki periode liburan, pergerakan kendaraan biasanya meningkat terutama menjelang sore hingga malam.

Jika Anda memiliki reservasi restoran atau tempat hiburan pada waktu tertentu, sebaiknya jangan berangkat terlalu mepet.

3. Canggu dan Berawa

Canggu memiliki karakter yang berbeda.

Kawasan ini tidak hanya ramai ketika hari libur karena aktivitas kafe, restoran, beach club, dan akomodasi wisata berlangsung sepanjang pekan.

Ketika ada tambahan wisatawan domestik akibat libur nasional, volume perjalanan dapat ikut meningkat.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Canggu, Pererenan, atau Berawa, perencanaan waktu perjalanan tetap penting.

4. Uluwatu dan Pecatu

Bali Selatan juga berpotensi menjadi tujuan wisatawan yang memanfaatkan libur 25 Agustus.

Uluwatu dan Pecatu menawarkan pantai, tebing, sunset, restoran, hingga berbagai atraksi wisata.

Wisatawan biasanya menggabungkan beberapa destinasi sekaligus dalam satu perjalanan.

Namun, semakin banyak tempat yang ingin dikunjungi, semakin besar pula risiko waktu perjalanan menjadi tidak terkendali.

5. Ubud

Ubud menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Bali yang lebih tenang dan bernuansa budaya.

Mulai dari sawah, pusat seni, restoran, wellness, hingga destinasi alam di sekitarnya dapat menjadi pilihan untuk short getaway.

Wisatawan yang datang dari Bali Selatan sebaiknya memperhitungkan waktu perjalanan karena rute menuju Ubud dapat mengalami peningkatan volume kendaraan pada periode tertentu.

6. Nusa Dua dan Jimbaran

Kawasan Nusa Dua dan Jimbaran juga layak diperhatikan, terutama bagi wisatawan keluarga dan mereka yang menginap di kawasan Bali Selatan.

Hotel, resort, restoran, pantai, serta akses menuju berbagai destinasi membuat mobilitas kendaraan tetap aktif.

Wisatawan yang ingin menikmati makan malam di Jimbaran setelah seharian berkeliling juga sebaiknya memperhitungkan waktu tempuh.

Apakah 25 Agustus Bisa Menjadi Long Weekend?

Secara kalender, 25 Agustus 2026 jatuh pada Selasa, sehingga bukan long weekend otomatis.

Namun, ada peluang wisatawan menggabungkan libur tersebut dengan cuti pribadi pada Senin, 24 Agustus.

Jika mengambil cuti pada Senin, periode perjalanan dapat menjadi:

Sabtu, 22 Agustus → Minggu, 23 Agustus → Senin, 24 Agustus → Selasa, 25 Agustus

Dengan empat hari tersebut, wisatawan sudah memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perjalanan singkat ke Bali.

Tentu, keputusan mengambil cuti merupakan pilihan masing-masing orang. Karena itu, tidak tepat menganggap semua wisatawan akan melakukan perjalanan pada periode tersebut.

Namun dari sisi perencanaan pariwisata, tanggal 25 Agustus tetap menjadi momentum yang layak diantisipasi.

Setelah 17 Agustus, Jangan Langsung Menganggap Bali Sepi

Ini menjadi salah satu hal penting bagi wisatawan.

Berakhirnya satu periode libur tidak berarti aktivitas pariwisata Bali berhenti.

Data resmi Dinas Pariwisata Provinsi Bali menunjukkan bahwa sektor pariwisata Bali memiliki basis kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara yang besar. Statistik wisatawan nusantara juga menunjukkan bahwa kunjungan ke Bali pada Agustus 2024 mencapai sekitar 853.713 perjalanan, naik 19,76% dibandingkan Agustus 2023.

Data historis tersebut bukan prediksi langsung untuk Agustus 2026, tetapi memberikan gambaran bahwa Agustus merupakan bulan dengan aktivitas perjalanan yang signifikan.

Karena itu, wisatawan yang merencanakan perjalanan pada akhir Agustus sebaiknya tetap mempersiapkan akomodasi dan transportasi lebih awal.

Tips Sewa Mobil Bali untuk Liburan 25 Agustus

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi beberapa kawasan sekaligus, sewa mobil Bali dapat menjadi pilihan yang fleksibel.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan.

Pesan Mobil Sebelum Hari Keberangkatan

Jangan menunggu sampai tiba di Bali untuk mencari kendaraan.

Jika Anda sudah memiliki tanggal pasti, melakukan reservasi lebih awal akan memudahkan Anda mendapatkan kendaraan yang sesuai kebutuhan.

Pilih Mobil Berdasarkan Jumlah Penumpang

Jangan hanya mempertimbangkan harga.

Jika bepergian bersama keluarga, pastikan kapasitas kabin dan bagasi cukup.

Untuk pasangan atau dua orang, city car dapat menjadi pilihan praktis. Untuk keluarga, MPV biasanya lebih fleksibel.

Sementara rombongan membutuhkan kendaraan dengan kapasitas lebih besar.

Tentukan Kawasan Wisata

Daripada membuat itinerary yang berpindah-pindah terlalu jauh, kelompokkan destinasi berdasarkan wilayah.

Dengan begitu, waktu perjalanan bisa lebih efisien.

Sisakan Waktu untuk Perjalanan

Jangan membuat jadwal seperti:

08.00 Kuta
10.00 Ubud
13.00 Uluwatu
16.00 Canggu
19.00 Jimbaran

Secara teori mungkin terlihat menarik, tetapi kondisi jalan dapat membuat itinerary seperti ini sulit direalisasikan.

Berikan ruang waktu yang cukup di antara destinasi.

Pertimbangkan Driver

Jika belum familiar dengan jalan Bali, menggunakan mobil dengan driver bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Anda dapat menikmati perjalanan tanpa perlu fokus mengemudi, mencari parkir, atau menentukan rute setiap saat.

FOMO: Jangan Sampai Liburan Sudah Siap, Mobil Belum Ada

Ada satu kesalahan yang cukup mudah terjadi ketika merencanakan liburan singkat.

Hotel sudah dipesan.

Tiket pesawat sudah ada.

Itinerary sudah dibuat.

Tetapi kendaraan baru dicari sehari sebelum keberangkatan.

Saat periode liburan, kondisi tersebut bisa membuat pilihan kendaraan menjadi lebih terbatas.

Jangan sampai Anda sudah siap menikmati Bali tetapi mobil yang sesuai kebutuhan sudah tidak tersedia.

Apalagi jika bepergian bersama keluarga atau rombongan dan membutuhkan tipe kendaraan tertentu.

Jika tanggal perjalanan sudah pasti, lebih baik amankan kendaraan lebih awal.

Putra Petir Rental Siap Temani Liburan Anda

Sudah menentukan tanggal liburan ke Bali pada periode 25 Agustus?

Putra Petir Rental siap membantu kebutuhan transportasi Anda selama berada di Bali.

Pilihan kendaraan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk pasangan, keluarga, maupun perjalanan bersama rombongan.

Dengan kendaraan yang sudah dipersiapkan sejak awal, perjalanan menuju berbagai destinasi Bali dapat menjadi lebih fleksibel.

Yang tidak kalah penting, Putra Petir Rental menyediakan fasilitas GRATIS ANTAR JEMPUT AIRPORT sesuai ketentuan layanan yang berlaku.

Jadi, Anda tidak perlu repot mencari transportasi setelah mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Mulai perjalanan dari bandara, lanjut menikmati destinasi Bali, hingga kembali ke airport bisa direncanakan sejak awal.

Sudah Siap Liburan 25 Agustus?

Jangan menunggu sampai mendekati tanggal keberangkatan.

Amankan mobil Anda sekarang dan nikmati liburan Bali dengan transportasi yang sudah siap.

Klik WhatsApp Putra Petir Rental untuk cek ketersediaan unit, harga, dan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan perjalanan Anda.